Pemberdayaan Kelompok Tani Melaluli Program Gabungan Kelompok Tani di Desa Wonggarasi Tengah
Pemberdayaan Kelompok Tani Melaluli Program Gabungan Kelompok Tani di Desa
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Program Gabungan Kelompok Tani Dalam Pemberdayaan Masyarakat Di Desa Wonggarasi Tengah. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dan teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Serta analisis data menggunakan proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan Program Gapoktan Desa Wonggarasi Tengah melalui (A) Pogram Gapoktan Dalam Pemberdayaan Masyarakat di Desa Wonggarasi Tengah yaitu, (1) penyedia input usaha tani seperti pupuk, obat-obatan, dan bibit; (2) Memberi penyokongan dan bimbingan dalam bentuk material dan non material, dimana gapoktan memfasilitasi pembiayaan atau permodalan usaha tani atau kelompok tani yang tergabung dalam gapoktan; (c) penyedia informasi, dimana gapoktan bekerjasama dengan balai Penyuluh Pertanian mengadakan kegiatan sosialisasi dan penyuluhan untuk memberikan informasi melalui gapoktan; (B) Hasil dari pelaksanaan program gapoktan di Desa Wonggarasi Tengah, Indikator keberhasilan pemberdayaan dalam kegiatan masyarakat, pemberdayaan menunjuk pada kemampuan orang khususnya kelompok rentan dan lemah: (1) Memenuhi kebutuhan dasarnya sehingga mereka memiliki kebebasan dalam artian bukan saja bebas dari kelaparan akan tetapi bebas dari kebodohan dan kesakitan; (2) Menjangkau sumber-sumber produktif yang memungkinkan mereka dapat meningkatkan pendapatannya. Berdasarkan indikator diatas Gapoktan Desa Wonggarasi Tengah telah berhasil melakukan pemberdayaan masyarakat Desa Wonggarasi Tengah, hasil pemberdayaan sudah dirasakan oleh masyarakat Desa Wonggarasi Tengah yaitu (1) masyarakat mampu meningkatkan pendapatan dengan memanfaatkan suber daya yang ada dan menggali potensi mereka dengan pelatihan-pelatihan yang diikutinya; (2) masyarakat mampu memenuhi kebutuhan dasar seperti dapat mencukupi kebutuhan sekolah anak, merenovasi rumah, serta terpenuhinya kebutuhan gizi.
References
Adi, I. R. (2008). Intervensi komunitas: Pengembangan masyarakat sebagai upaya pemberdayaan masyarakat. Jakarta: Rajawali Pers.
Anwas, O. M. (2019). Pemberdayaan masyarakat di era global (Cetakan ke-2). Bandung: Alfabeta.
Fitri, E. A. (2024). Peran Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Benua Cemerlang dalam pemberdayaan masyarakat tani di Desa Payabenua Kecamatan Mendo Barat. Scripta: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 6(1), 71–78. https://doi.org/10.33019/scripta.v6i1.256
Indonesia. (2013). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 131.
Jaya, M. N., Sarwoprasodjo, S., Hubeis, M., & Sugihen, B. G. (2017). Tingkat keberdayaan kelompok tani pada pengelolaan usahatani padi di Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah. Jurnal Penyuluhan, 13(2), 166–180. https://doi.org/10.25015/penyuluhan.v13i2.15903 Jurnal Penyuluhan
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Pertanian Nomor 67/PERMENTAN/SM.050/12/2016 tentang Pembinaan Kelembagaan Petani. Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 2038.
Mardikanto, T., & Soebiato, P. (2017). Pemberdayaan masyarakat dalam perspektif kebijakan publik (Cetakan ke-4). Bandung: Alfabeta.
Setiawan, E., & Choiriyah, I. U. (2024). Empowerment of farmers through GAPOKTAN to improve farmers' welfare: Pemberdayaan petani melalui GAPOKTAN untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Indonesian Journal of Cultural and Community Development, 15(3). https://doi.org/10.21070/ijccd.v15i3.1086
Suharto, E. (2014). Membangun masyarakat memberdayakan rakyat. Bandung: PT Refika Aditama.
Suharto, Edi. (2014). Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat, Bandung: PT Refika Aditama.
Tampubolon, J., Sugihen, B. G., Samet, M., Susanto, D., & Sumardjo. (2006). Pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan kelompok (Kasus pemberdayaan masyarakat miskin melalui pendekatan Kelompok Usaha Bersama [KUBE]). Jurnal Penyuluhan, 2(2). https://doi.org/10.25015/penyuluhan.v2i2.2122
Wakerkwa, W., Daryanto, D., & Dianto, A. K. (2022). Peran gabungan kelompok tani (Gapoktan) dalam pemberdayaan petani di Desa Kedanyang Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik. Jurnal Agribisnis Wijaya Putra Surabaya AGRIWITAS, 1(1). https://doi.org/10.38156/agriwitas.v1i01.5


