Meningkatkan Rasa Nasionalisme Anak 5-6 Tahun Melalui Pengenalan Budaya Lokal Sumatera Selatan
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan rasa nasionalisme anak usia dini melalui kegiatan pembelajaran konkret. Penelitian ini dilakukan karena anak-anak belum menunjukkan indikator nasionalisme secara optimal, khususnya dalam hal cinta tanah air, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Kegiatan pembelajaran konkret diharapkan dapat memberikan pengalaman bermakna yang memungkinkan anak memahami dan mempraktikkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart, yang mencakup tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 15 anak Kelompok B di TK Alfarizi, Banyuasin. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif berdasarkan pencapaian indikator nasionalisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengenalan budaya lokal Sumatera Selatan secara efektif meningkatkan sikap nasionalisme anak. Pada Siklus I, 6 anak (40%) dikategorikan Mulai Berkembang (MB), 6 anak (40%) Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan 3 anak (20%) Berkembang Sangat Baik (BSB). Setelah perbaikan pada Siklus II, 13 anak (86,7%) mencapai kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), melampaui indikator keberhasilan sebesar 75%. Anak-anak menunjukkan sikap yang lebih baik dalam mencerminkan rasa cinta tanah air, kedisiplinan, dan tanggung jawab selama kegiatan pembelajaran. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengenalan budaya lokal Sumatra Selatan dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif untuk menumbuhkan nasionalisme pada anak usia dini, khususnya dalam mengembangkan rasa cinta tanah air, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pendidik anak usia dini dalam mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal ke dalam pembelajaran di kelas sebagai upaya memperkuat pendidikan karakter sejak dini. Namun, penelitian ini terbatas pada satu taman kanak-kanak dengan jumlah partisipan yang relatif sedikit; oleh karena itu, hasilnya tidak dapat digeneralisasi ke populasi yang lebih luas. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melibatkan sampel yang lebih besar dan mengeksplorasi penerapan pembelajaran berbasis budaya lokal di lingkungan pendidikan serta wilayah yang berbeda.
References
Apriliansyah, Nirwana, R., & Nurlaili. (2023). Hakekat Sejarah Dan Konsep Dasar Nasionalisme Dalam Pendidikan Islam. SICEDU : Science and Education Journal, 2(2), 386–394. https://doi.org/10.31004/sicedu.v2i2.131
Aulia, N., Nabila, A., Anisa, D., Aulia, D. N., & Ariel, M. (2025). CJPE : Cokroaminoto Juornal of Primary Education Pengaruh Pemamfaatan Media Benda Konkret Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Penjumlahan Bilangan Asli Siswa Kelas 1 SD di Lhokseumawe Pendahuluan Pembelajaran matematika di Sekolah Dasar memiliki peranan y. CJPE: Cokroaminoto Juornal of Primary Education, 8(4), 1765–1775.
Firmansyah, W., & Muhdiyati, I. (2023). Model Pembelajaran Learning Cycle 5 Fase Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas 3. Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar, 2(1), 20–27.
Haryani, N., Yaswinda, & Nurhafizah. (2025). Mengintegrasikan Nilai Patriotisme dan Nasionalisme pada Anak Usia Dini melalui Upacara Bendera di TK Kemala Bhayangkari 13 Batusangkar. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Di, 9(3), 700–710. https://doi.org/10.31004/obsesi.v9i3.6712
Hasibuan, F. (2026). Menurunnya Rasa Nasionalisme Dikalangan Generasi Muda Diera Digital. Journal Pusat Studi Pendidikan Rakyat, 6(1), 1–7.
Junanto, S., Wahid, A., & Wahyuningsih, R. (2020). Internalisasi Nilai-nilai Nasionalisme dalam Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini. Jurnal Tunas Siliwangi, 6(2), 42–46. https://doi.org/10.22460/ts.v6i2p%25p.2044
Luthfillah, N., Elan, & Rachman, B. (2022). Pentingnya Penanaman Nilai-Nilai Nasionalisme dan Patriotisme pada Anak Usia Dini. Journal of Education Research, 3(1), 35–41.
Machali, I. (2022). Bagaimana Melakukan Penelitian Tindakan Kelas Bagi Guru ? IJAR Indonesian Journal of Action Research, 1(2), 316–327. https://doi.org/https://doi.org/10.14421/ijar.2022.12-21
Mulida, M. M. (2026). Upaya menumbuhkan rasa nasionalisme sejak dini pada anak di era modern. Maliki Interdisciplinary Journal (MIJ), 4(1), 234–239.
Murdani, A. D., & Haqqi, H. (2023). Penguatan Nilai Nasionalisme melalui Kearifan Lokal bagi Gen-Z sebagai Counter Hegemoni Asing. Journal of Human And Education, 3(4), 236–242. https://jahe.or.id/index.php/jahe/index%0APenguatan
Putri, B. T., Ayu, C. S., Atiiqah, M., Ginting, B., Saidah, S., & Nasution, S. (2025). Budaya dan Bahasa : Refleksi Dinamis Identitas Masyarakat. Semantik : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Budaya, 3(1), 20–32. https://doi.org/https://doi.org/10.61132/semantik.v3i1.1312
Rahmawati, E., Hayati, F., & Elvinar. (2021). Meningkatkan Kreativitas Melalui Pemanfaatan Bahan Bekas pada Anak Kelompok B TK IT Aneuk Meutuah Belia. Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 2(2), 1–23.
Ramadani, M., Musarofah, D., Aqilah, N., & Fahruruhman, O. (2025). Penerapan Strategi Pembelajaran Aktif untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa SD / MI. At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin, 2(11), 14–28. https://journal.hasbaedukasi.co.id/index.php/at-taklim
Robaka, J. U., Hardianto, W. T., & Arianti, E. Y. (2024). Peran Pemerintah Terhadap Budaya Lokal dalam Perkembangan Pariwisata ( Studi di Kecamatan Singosari , Kabupaten Malang ). Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Riset Sosial Humaniora, 4(1), 161–174.
Salsabila, A. L., Fauziah, S., Prahesti, S. I., & Dewi, N. K. (2026). Strategi Pembiasaan Guru Menumbuhkan Nasionalisme Anak Usia Dini melalui Bermain Edukatif di PAUD Cahya Mentari. Jurnal STAI YPBWI, 6(1), 1–14. https://doi.org/10.54180/joeces.v6i1.837
Santoso, G., Muharrom, F., Aljundi, F., & Dzikrullah, S. (2023). Kebermaknaan Konsep Nasionalisme, Patriotisme, dan Perjuangan Gunawan. Jurnal Pendidikan Transformatif (Jupetra), 02(02), 280–285.
Supriatna, A., Kuswandi, S., Ariffianto, M. A., Suryadipraja, R. P., & Taryana, T. (2022). Upaya Melatih Kemampuan Berbicara Anak Usia Dini Melalui Metode Bercerita. Jurnal Tahsinia, 3(1), 37–44.
Wahyuningsih, S., Sundari, & Husnulwati, S. (2023). Pembentukan karateristik siswa, melalui pengembangan nilai seni budaya sumatera selatan, mewujudkan nilai-nilai pancasila kearah pembentukan sikap nasionalisme. Jurnal Education and Development Institut Pendidikan Tapanuli Selatan, 11(3), 294–304. https://doi.org/10.37081/ed.v11i3.4577
Yenti, Y. (2021). Pentingnya Peran Pendidik dalam Menstimulasi Perkembangan Karakter Anak di PAUD. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(2), 2045–2051. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/1218%0Ahttps://jptam.org/index.php/jptam/article/download/1218/1088
Copyright (c) 2026 Novianti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






